10 Jenis Buah-Buahan Untuk Kesehatan Anak, Wajib Anda Baca!

www.eveningflavors.com10 Jenis Buah-Buahan Untuk Kesehatan Anak, Wajib Anda Baca! Buah sangat penting bagi tubuh kita. Segala macam buah-buahan, semua jenis buah-buahan, masing-masing memiliki manfaat kesehatan tersendiri. Buah mengandung vitamin dan zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Ini juga berlaku untuk anak-anak. Pasalnya, selain menjaga kesehatan, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan. Selain itu, buah buahan dapat menurunkan resiko penyakit.

Beberapa buah yang baik untuk anak dapat menjaga kekebalan tubuhnya.

  1. Buah Apel

Apel adalah sejenis buah, atau buah yang dihasilkan oleh pohon apel. Apel biasanya berwarna merah saat sudah matang (siap disantap), namun kulitnya juga bisa berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak empuk dan daging buahnya kencang. Hampir tidak ada biji di buahnya.

Orang pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Saat ini, apel tumbuh subur di banyak wilayah di dunia yang suhunya lebih rendah. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa latinnya adalah malus domestica. Apel yang dibudidayakan berasal dari Malus sieversii di Asia Tengah, dan sebagian genomnya berasal dari Malus sylvestris (apel hutan / apel liar).

Kebanyakan apel adalah makanan baik yang dimakan mentah (mentah) dan juga digunakan dalam banyak makanan pesta. Apel harus dimasak sampai menjadi pasta seperti saus apel. Apel juga dibuat menjadi minuman sari buah apel.

Sejarah

Pusat keanekaragaman genus Malus ada di Turki timur. Pohon apel mungkin merupakan tanaman paling awal Setelah ribuan tahun proses seleksi, pohon apel dapat meningkatkan hasil panen. Iskandar Agung menemukan tanaman apel kerdil di Asia Kecil pada 300 SM, yang patut dipuji. Apel musim dingin yang dipetik pada akhir musim gugur disimpan pada suhu sedikit di atas titik beku Sejak kedatangan orang Eropa, apel telah menjadi makanan penting di Asia dan Eropa, Argentina, dan Amerika Serikat selama ribuan tahun.

Apel dibawa ke Amerika Utara bersama para penjajah pada abad ke-17. Pada abad ke-20, Negara Bagian Washington memprakarsai proyek irigasi untuk merangsang pengembangan industri buah bernilai jutaan dolar yang dipimpin oleh spesies pohon apel. Hingga abad ke-20, petani menyimpan apel di gudang tahan beku untuk dijual di musim dingin.

Manfaat 

Apel kaya akan vitamin C dan mineral. Apel juga dianggap rendah kalori (hanya sekitar 90 kalori pada apel sedang). Kandungan serat dalam apel tinggi. Ada sekitar 5 gram serat dalam satu buah apel yang belum dikupas. Ini bisa mencegah diare kecil dan sembelit.

Apel bisa diolah menjadi berbagai penganan yang cocok untuk camilan Anda. Persediaan buah apel yang unik dapat memudahkan anak-anak memperoleh berbagai nutrisi yang baik dari buah apel.

  1. Buah Pisang

Pisang adalah nama umum untuk tumbuhan berdaun panjang raksasa dari suku Musaceae. Buah yang dapat dimakan yang dihasilkan oleh beberapa jenis buah (Musa acuminata, M. balbisiana dan M. × paradisiaca) disebut buah identik. Buahnya disusun bergerombol, disusun berkelompok dengan sisir berbentuk jari. Hampir semua kulit pisang saat matang berwarna kuning, meskipun ada juga yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu atau hampir hitam. Sebagai bahan pangan, buah pisang merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral terutama kalium.

Perlu dicatat bahwa istilah “pisang” juga digunakan untuk berbagai jenis buah-buahan yang tidak diproduksi untuk dikonsumsi, seperti pisang abaka, pisang hias dan pisang kipas. Artikel ini hanya membahas pisang yang dihasilkan dari buah-buahan yang dapat dimakan dan kerabatnya.

Manfaat 

Pisang kaya akan vitamin B6 yang dapat meningkatkan kesehatan kulit dan sistem saraf serta menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tak hanya itu, pisang juga merupakan sumber serat, vitamin C dan kalium yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung anak.

Ingat, pisang tidak memiliki lemak. Dengan begini, si kecil bisa menikmatinya tanpa perlu khawatir akan lemak yang berbahaya bagi tubuh.

Energi

Pisang memiliki nilai energi sekitar 136 kalori per 100 gram yang umumnya berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat dari apel. Sebuah apel dengan berat yang sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.

Karbohidrat pisang memberikan energi jauh lebih lambat daripada gula dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan jenis roti lainnya. Karenanya, banyak atlet yang mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi saat jeda atau istirahat.

  1. Buah Alpukat

Alpukat (Persea americana) merupakan tanaman penghasil buah dengan nama yang sama. Tanaman ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, dan sekarang banyak ditanam di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan tunggal dan tanaman pekarangan di daerah tropis lain di dunia.

Baca Juga: 23 Manfaat Buah Alpukat jika di Konsumsi Rutin Bagi Kesehatan Tubuh

Pohon, tinggi batangnya mencapai 20 m, dan panjang daunnya 12 sampai 25 cm. Bunga perianth tersembunyi dalam warna kuning kehijauan, dengan panjang sekitar 5 sampai 10 mm. Ukurannya berkisar dari 7 hingga 20 sentimeter dan memiliki massa 100 hingga 1000 gram. Biji besar, 5 sampai 6,4 cm.

Buahnya jenis kelinci dengan kulit lembut tidak rata, berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda di dekat kulit dan kuning muda di dekat bijinya, dengan tekstur lembut.

Manfaat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan kadar kolesterol. Lemak ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Alpukat yang kaya lemak sehat bisa membuat si kecil cepat gemuk.

Alpukat juga mengandung vitamin E yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan sel darah merah. Pada saat yang sama, ini juga membantu mencegah kemungkinan kerusakan pada membran yang melindungi setiap sel di dalam tubuh.

  1. Buah Jeruk

Jeruk atau jeruk nipis sama-sama merupakan tumbuhan berbunga yang termasuk dalam anggota jeruk dari sukur Ruta (suku jerukan). Anggotanya seperti pohon, berdaging, dengan rasa asam segar, meski banyak di antaranya yang berasa manis. Rasa asam tersebut berasal dari kandungan asam sitrat yang terkandung di semua anggotanya.

Istilah “jeruk” terkadang diterapkan pada beberapa anggota marga lain yang terkait satu suku, seperti Kingkit. Dalam bahasa sehari-hari, rujukan ke “jeruk” atau “limau” (di Sumatera dan Malaysia) biasanya berarti “jeruk” atau “jeruk manis”. 

Manfaat

Buah ini disebut sebagai penghasil vitamin C, dan buah jeruk dapat mengandung cukup vitamin C dalam dua hari. Jeruk juga mengandung serat dan betakaroten. Rasa manis yang dihasilkan jeruk berasal dari gula alami seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa.

Tidak hanya buahnya, kulit jeruk juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Kulit jeruk mengandung antioksidan yang dapat membantu pertumbuhan kulit anak dan melindunginya dari radikal bebas.

Saat diperas dengan jus jeruk, buah jeruk juga memiliki manfaat kesehatan lainnya. Campuran jus jeruk dan wortel sangat bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

  1. Buah Jambu Biji

Jambu biji (Psidium guajava) atau biasa dikenal dengan jambu biji, jambu biji merah dan jambu klutuk merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari Brazil dan menyebar ke Indonesia melalui Thailand. Daging jambu biji berwarna hijau atau putih atau merah, manis dan asam. Buah jambu biji kaya akan vitamin C.

Manfaat

Jambu biji kaya akan berbagai zat yang bermanfaat bagi tubuh anak Anda. Anda bisa menemukan vitamin C, serat, asam folat, vitamin A, kalium, tembaga dan mangan dalam jambu biji. Antioksidan yang ada dalam jambu biji telah terbukti melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan juga membantu mengurangi risiko penyakit kronis.

Jambu biji merupakan sumber pektin penting lainnya. Pembuatan jambu biji sangat baik untuk pencernaan dan dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar. Jambu biji tinggi vitamin C dan juga bisa digunakan sebagai antioksidan. Ini berguna sebagai penetralkan radikal bebas penyebabnya penyakit kanker. Kandungan dalam antioksidannya terdapat didalam daunnya.

  1. Buah Pepaya

Pepaya (Carica papaya L) atau betik merupakan tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Selatan bagian utara, kini banyak tersebar dan dibudidayakan di daerah tropis karena buahnya. Candida pepaya adalah satu-satunya spesies di genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda “papaja”, yang selanjutnya berasal dari nama Arawak “pepaya”. Disebut “katès” dalam bahasa Jawa pepaya dan “gedang” dalam bahasa Sunda.

Manfaat

Buah ini kaya akan vitamin C, vitamin A, potasium, dan asam folat. Pepaya mengandung antioksidan likopen. Ini adalah obat antikanker.

Riset yang diinisiasi menunjukkan jika buah pepaya dapat membantu untuk tubuh menyerap likopen jauh lebih baik dibandingkan buah dan sayuran lain yang kaya likopen. Beberapa bukti lain juga menunjukkan bahwa kandungan papain pada pepaya dapat memperlancar pencernaan karena membuat protein lebih mudah dicerna.

  1. Buah Beri-berian

Tentu anak ibu menyukai buah ini. Perpaduan rasa manis dan asam akan menambah nafsu makan si kecil, apalagi jika dicampur dengan yogurt.

Manfaat

Buah-buahan seperti stroberi, blueberry, ceri dan blackberry termasuk dalam jenis buah ini. Secangkir berry mengandung 4 gram serat yang kaya vitamin C & antioksidan dan antosianin. Blueberry, blackberry & strawberry juga mempunyai kandungan gula yang lebih rendah di bandingkan dari buah lainnya.

Mulai dari healthbeginswithmom.com, berian memiliki fungsi yang baik untuk otak anak Anda. Studi terbaru menunjukkan bahwa ekstrak berry dapat membantu meningkatkan fungsi memori. Buah beri bermanfaat karena merupakan sumber penting lemak omega-3.

Baca Juga: 8 Jenis Tanaman Bonsai Terbaik

  1. Buah Nanas

Nanas, nanas atau nanas (Ananas comosus L. Merr). Merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari Brazil, Bolivia, dan Paraguay, termasuk dalam golongan Nanas-Bromeliaceae (Bromeliaceae). Kebiasaan tanaman ini rendah, herba (kronis), daun lebih panjang dari 30 atau lebih, runcing, tersusun dalam semak mawar, dan batangnya tebal. Karena bentuknya yang seperti pohon pinus, buah ini dalam bahasa Inggris disebut nanas. Nama nanas berasal dari nama buah Tupi: nanas yang artinya “buah yang sangat baik”. Burung kolibri adalah penyerbuk alami buah ini, meski berbagai serangga juga memainkan peran serupa.

Manfaat

Dibandingkan dengan buah tropis lainnya, nanas memiliki banyak kandungan nutrisi. Secangkir nanas (kurang lebih 237 ml) dapat memberikan vitamin C yang cukup bagi tubuh anak. Bahan lain dalam nanas adalah bromelain, yaitu campuran enzim dengan efek anti inflamasi dan kemampuan mencerna protein. Bromelain bisa untuk mencegah pertumbuhan kanker & tumor.

Buah ini adalah sumber serat terbanyak dalam makanan, vitamin C & mineral yang disebut mangan, yang berperan penting dalam pertumbuhan tulang manusia, persendian bahkan tulang rawan otak.

  1. Buah Pir

Pear adalah nama dari pohon Pear dan buahnya. Beberapa jenis pohon pir menghasilkan buah yang enak karena kaya dan manis. Pear adalah nama Inggrisnya.

deskripsi

Pear adalah pohon yang tumbuh di iklim tropis di Eropa Barat, Asia dan Afrika Utara. Tingginya sedang dan bisa mencapai 10-17 meter, tetapi beberapa spesies adalah pohon kerdil dengan daun lebat.

Daunnya bergantian, lonjong lebar, tetapi ramping (lanset). Panjangnya antara 2 dan 12 cm. Pada beberapa spesies, daunnya berwarna kehijauan mengkilat atau agak berbulu perak. Kecuali untuk dua jenis pir di Asia Tenggara yang selalu hijau, kebanyakan pohon tumbang di musim dingin (gugur).

Manfaat

Buah pir memiliki kandungan GI rendah. Ini membuat karbohidrat dalam buah pir membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, yang memberi anak Anda sumber energi yang lebih lama. Pir juga mengandung serat makanan. Serat pangan sendiri merupakan serat fungsional dan perlu dikonsumsi setiap hari. Serat ini hanya bisa didapatkan dari makanan olahan tumbuhan.

Buah pir juga mengandung vitamin C, beberapa vitamin E dan mineral. Keunggulan lain dari buah pir adalah memiliki kandungan kalium yang lebih rendah dibandingkan buah-buahan lainnya. Ini bermanfaat karena anak-anak tertentu memerlukan diet rendah kalium karena masalah ginjal tertentu.

Buah pir tersedia dalam berbagai warna, dari coklat hingga hijau. Mungkin hal ini membuat anda bingung pir warna mana yang lebih kaya dan lebih bermanfaat. Fakta membuktikan bahwa tidak banyak perbedaan nilai gizinya. Satu-satunya perbedaan yang signifikan adalah rasanya.

  1. Buah Delima

Delima (Pomegranate) merupakan pohon buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5–8 m. Diyakini bahwa tumbuhan ini berasal dari Iran, namun telah lama dibudidayakan di kawasan Mediterania. Bangsa Moor menamai Granada, salah satu kota Spanyol kuno setelah buah ini. Tanaman ini juga banyak dibudidayakan di Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima berasal dari Timur Tengah dan tersebar di daerah subtropis hingga tropis, dari dataran rendah hingga kurang dari 1.000 m dpl. Tanaman ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air dan tidak menyukai air tanah yang dalam. Buah delima biasanya ditanam di taman sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena merupakan buah yang dapat dimakan.

Semak atau pohon kecil, tinggi 2–5 m. Batang kayu, cabang bertanduk, banyak cabang, lemah, ketiak berduri, berwarna coklat saat muda, dan hijau saat tua. Daun sederhana, tangkai pendek, didistribusikan dalam kelompok. Bilah daun berbentuk elips hingga lanset, alasnya tajam, tumpul, ujungnya rata, menyirip, permukaan licin, panjang 1-9 cm, lebar 0,5-2,5 cm, hijau.

Bunga tunggal, dengan batang pendek, muncul di ujung cabang atau di bawah ketiak daun bagian atas. Biasanya ada satu hingga lima bunga dan warnanya merah, putih atau ungu. Bunga sepanjang tahun. Buahnya merupakan buah Buni dengan bentuk bulat dan diameter 5-12 cm dengan warna kulit bervariasi, seperti ungu kehijauan, putih, coklat kemerahan atau ungu tua. Terkadang, beberapa bintik hitam akan sedikit terangkat. Bijinya banyak, kecil, lonjong, agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, dan warnanya merah, merah jambu atau putih.

Manfaat

Delima kaya akan vitamin B. Ini membantu menjaga sistem saraf dan sistem kekebalan anak Anda. Vitamin yang terkandung dalam buah ini juga dapat menjaga fungsi otak secara maksimal. Kandungan asam folat yang tinggi pada buah delima dapat membantu tubuh dalam produksi dan pemeliharaan sel manusia baru.

Masih banyak buah-buahan lain yang juga baik untuk si kecil. Mulai sekarang biarlah anak-anak kita terbiasa makan buah-buahan yang baik untuk tubuh mereka. Ini bisa menjadi cara yang enak dan menyegarkan untuk tetap sehat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
0Shares
0 0